Cerita Realita: Seorang Mommy yang Mengalami Kekerasan dari Ayahnya sejak Kecil hingga Dewasa

Di sebuah sesi seorang mommy bertanya kepada saya “gimana caranya menghipnosis anak saya? Yang diusap-usap sambil dibisikin sewaktu anak tidur?”

“Yang membisikkan afirmasi berulang-ulang sebelum anak tertidur maksud ibu?” tanya saya.

“Oh iya pak, sebelum anak tertidur” jawabnya.

“Kalau boleh tahu, apa yang membuat ibu ingin menghipnosis anak ibu?”

“Agar nurut dan tidak membantah kalau dikasih tahu.”

Saya bertanya kembali “Apa yang terjadi saat anak ibu dewasa jika anak ibu dihipnosis untuk selalu nurut dan tidak membantah? Apakah anak ibu bisa punya critical thinking dan tidak selalu tergantung pada orang tuanya?”

Ibu ini terhenyak dan tampak bingung. Matanya juga agak berkaca-kaca.

Ya, memang sejak kita kecil dulu kita terbiasa untuk harus nurut terhadap orang tua kita. Dan kita bisa dimarahi atau dihukum jika dulu tidak nurut.

Namun jaman sudah berubah.

Sekarang kita berada di age of Aquarius di mana anak-anak kita menjadi lebih individualis dan rebellious. Anak-anak menjadi tidak lagi terikat pada dogma, budaya ataupun menghormati yang lebih tua.

Karena memang jaman yang sudah berubah dan kita perlu beradaptasi.

Ya, sehingga kita sebagai orang tua perlu memberikan “kebebasan” kepada anak kita dan tidak menuntut mereka untuk selalu nurut. Kita juga perlu mengajari anak kita untuk menyampaikan opini mereka secara sopan jika mereka tidak setuju dengan kita.

Apakah Anda kesulitan menghadapi anak Anda? Atau merasa sulit beradaptasi dengan perubahan jaman?

Mungkin saya bisa bantu.

Mari silahkan gratis konsultasi 60 menit! No obligation whatsoever.

Thanks!

Aldian Prakoso

Yuk Share:

Leave a Comment

Your email address will not be published.